Apa Penyebab Ambeien

Wasir, atau sering disebut ambeien merupakan penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus, mengalami pembengkakan yang kadang-kadang disertai pendarahan. Dalam beberapa kasus, wasir atau ambeien disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, terlalu banyak duduk atau berdiri, faktor genetika (keturunan), mengejan terlalu keras saat buang air besar (biasanya akibat konstipasi) dan dapat terjadi juga pada wanita hamil. Tetapi umumnya, penyebabnya adalah karena mengejan terlalu keras saat buang air besar dan terlalu banyak duduk atau berdiri, juga lebih rawan terjadi pada wanita daripada pria. Itu disebabkan karena wanita lebih sering mengalami pelebaran pembuluh balik atau pembuluh vena (misalnya saat menstruasi atau hamil) dibandingkan pria.

Penderita wasir umumnya sulit untuk duduk dan buang air besar karena terasa sakit. Untuk penderita wasir kategori parah terkadang sulit diobati sehingga untuk mengobatinya adalah dengan operasi pengangkatan wasir yang bisa memberi efek samping yang terkadang tidak baik. Oleh sebab itu wasir perlu diwaspadai dan ditangani dengan baik agar mudah diobati.

 ambeien

Faktor penyebab Ambeien

  1. Faktor keturunan.
  2. Kehamilan karena perubahan hormonal.
  3. Obstipasi (konstipasi/sembelit) yang menahun.
  4. Penyakit yang membuat penderita mengejan, misalnya pembesaran prostat jinak ataupun kanker prostat, penyempitan saluran kemih dan sering melahirkan anak.
  5. Penekanan kembali aliran darah vena, seperti pada kanker dubur, radang dubur, penyempitan dubur, kenaikan tekana pembuluh darah porta (di dalam rongga perut), sakit lever jenis sirosis (mengkerut), lemah jantung dan lompa bengkak.
  6. Terlalu banyak duduk.
  7. Sakit diare menahun.
  8. Peregangan. Hal ini misalnya terjadi pada seseorang yang suka melakukan hubungan seksual yang tidak lazim yaitu anogenital.
  9. Terlalu sering mengkonsumsi makanan pedas, sehingga terlalu keras saat mengejan di saat buang air besar.
  10. Faktor kegemukan.

Wasir dapat dihindari dengan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, yaitu makanan yang banyak mengandung serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Hindari makanan yang merangsang dan pedas. Kurangi rokok dan kopi, serta menjaga agar tidak sampai terjadi sembelit atau sulit buang air besar.

Sebenarnya serat bukan zat utama dalam memberikan energy pada manusia, tetapi serat ini mampu membantu mengatasi masalah pencernaan dan melancarkan pencernaan. Gejala yang sering dijumpai pada penyakit wasir adalah rasa sakit di poros usus dan rasa gatal, baik di dalam maupun di sekitar poros usus. Adakalanya dubur menonjol keluar yang kadang-kadang disertai pendarahan, tetapi ada kalanya tidak.

Apa Penyebab Angin Duduk

Angin duduk yang dikenal oleh masyarakat bukanlah penyakit yang sama dengan masuk angin biasa. Secara medis, angin duduk benar-benar berbeda dengan masuk angin.

Angin duduk yang sebenarnya adalah sebuah bentuk penyakit jantung yang disebut dengan Angina Pectoris. Angina Pectoris berasal dari bahasa Latin yang berarti ‘dada yang ditekan’, yang ditandai dengan ketidaknyamanan di daerah dada yang terjadi ketika suplai oksigen darah ke area jantung berkurang yang mengakibatkan jantung mengalami malnutrisi. Rasa nyeri dapat berlangsung kurang lebi 5 hingga 10 menit dan rasanya seperti ditekan.

Gejala Angin Duduk

Secara umum jantung mengalami kegagalan fungsi karena berkurangnya oksigen. Hal tersebut disebabkan karena dua hal, yaitu :

  1. Adanya penyempitan pembuluh jantung atau arteri koroner yang menyebabkan suplai darah menjadi berkurang ke sel-sel jantung.
  2. Adanya lonjakan pemakaian oksigen yang besar pada jantung akibat ativitas yang berlebihan secara tiba-tiba. Aktivitas tersebut antara lain pada saat berolahraga tanpa pemanasan terlebih dahulu, mendaki gunung dan berada di iklim yang tiba-tiba dingin atau memelihara perasaan stress.

Gejala yang terjadi adalah munculnya keluhan nyeri di tengah dada, seperti:

  • Rasa ditekan
  • Rasa diremas-remas, menjalar ke leher,lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
  • Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.

Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu,serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.

angin duduk

Penyebab Angin Duduk

Sumber masalah sesungguhnya adalah terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi).

Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :

  1. Adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.
  2. sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus).
  3. Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus.
  4. Infeksi pada pembuluh darah. Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung.

Apa Penyebab Anemia

anemia

Anemia atau kurang darah adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia atau yang lebih dikenal sebagai berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah sel hemoglobin dalam sel darah merah yang mengakibatkan darah tidak mampu membawa oksigen dalam jumlah banyak yang cukup sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Gejala-gejala yang biasa dialami oleh penderita anemia :

-       Mudah letih bila melakukan aktivitas fisik/mental

-       Nafas pendek

-       Tidak nafsu makan

-       Wajah terlihat pucat

-       Sering mual

-       Sakit kepala

-       Ujung jari pucat

-       Denyut jantung tidak teratur

-       Rambut rontok

-       Menurunnya kekebalan tubuh

Penyebab Anemia

Anemia terutama disebabkan oleh kehilangan darah, kekurangan produksi sel darah merah atau perusakan sel darah merah yang lebih cepat dari normal. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh:

  1. 1.    Kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B12, asam folat dan vitamin C,  unsur-unsur yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah.
    1. Kekurangan zat besi adalah penyebab utama anemia. Sekitar 20% wanita, 50% wanita hamil dan 3% pria mengalami kekurangan zat besi.
    2. Tidak mengkonsumsi daging (vegetarian) dapat menyebabkan Anda kekurangan vitamin B12, jenis vitamin yang hanya ditemui pada makanan hewani (daging, ikan, telur, susu). Di kalangan non vegetarian, hampir tidak ada yang kekurangan vitamin ini karena cadangannya cukup untuk produksi sel darah sampai lima tahun.
    3. Asam folat tersedia pada banyak makanan, namun terutama terdapat di hati dan sayuran hijau mentah.
  2. Darah menstruasi berlebihan. Wanita yang sedang menstruasi rawan terkena anemia karena kekurangan zat besi bila darah menstruasinya banyak dan dia tidak memiliki cukup persediaan zat besi.
  3. Kehamilan. Wanita yang hamil rawan terkena anemia karena janin menyerap zat besi dan vitamin untuk pertumbuhannya.
  4. Penyakit tertentu. Penyakit yang menyebabkan perdarahan terus-menerus di saluran pencernaan seperti gastritis, radang usus buntu,dll dapat menyebabkan anemia.
  5. Obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat dapat menyebabkan perdarahan lambung (aspirin, obat anti inflamasi,dll). Obat lainnya dapat menyebabkan masalah dalam penyerapan zat besi dan vitamin (antacid, pil KB, obat anti artritis, dll).
  6. Operasi pengambilan sebagian atau seluruh lambung (gastrektomi). Ini bisa menyebabkan anemia karena tubuh kurang menyerap zat besi dan vitamin B12.
  7. Penyakit radang kronis seperti lupus, artritis rematik, penyakit ginjal, masalah pada kelenjar tiroid, beberapa jenis kanker, dan penyakit lainnya dapat menyebabkan anemia karena memengaruhi proses pembentukan sel darah merah.

Apa Penyebab Anak Autis

autis

Autisme merupakan gangguan perkembangan kompleks, dimana gejala akan dimulai terlihat sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme akan mempengaruhi interaksi social, komunikasi verbal dan non verbal, serta gangguan eprilaku pada anak. Anak dengan autis mememiliki masalah dalam mempergunakan bahasa, membentuk hubungan dan salah menginterpretasikan keadaan lingkungan sekitarnya.

Setelah dilakukan penelitian, ada 4 hal mendasar yang dapat memicu terjadinya autis terhadap anak, keempat faktor itu adalah sebagai berikut :

1. Faktor Genetis.

Faktor genetis atau faktor keturunan adalah penyebab terbesar terjadinya sindrome autisme, penelitian pada tahun 2006 menunnjukan bahwa anak kembar memiliki 90% kemungkinan mereka terkena Autis.

Beberapa hal penyebab genetis adalah usia ibu yang terlalu tua saat mengandung atau usia ayah yang terlalu tua ( berpengaruh pada kualitas sperma), beberapa penelitian menunjukan bahwa kwalitas sperma lelaki berusia tua cenderung akan lebih mudah bermutasi dan memicu timbulnya autisme pada anak.

2. Faktor Kandungan ( Fre- Natal )

Penyebab Autisme Juga ditemukan pada saat janin saat dalam kandungan ibu, dsebabkan oleh beberapa faktor yaitu usia ibu terlalu tua saat mengandung, sang ibu memiliki penyakit Diabetes, mengalami pendarahan, sang ibu sering mengkonsumsi obat-obat tertentu saat mengandung anak tersebut. Faktor-faktor yang memicu autis saat dalam kandungan adalah :

a. Infeksi virus saat hamil.

sindroma rubella congenital adalah virus yang bisa menyerang saat ibu hamil di trimester pertama di duga adalah penyebab utama pemicu Autis. Sebenarnya resiko kehamilan bukan hanya berlaku untuk autis tapi juga untuk penyakit lain yang bersangkutan dengan psikologi misalnya skizofrenia.

b. Pengaruh lingkungan saat ibu mengandung.

Sehat atau tidaknya lingkungan saat ibu mengandung sangat berpengaruh dengan perkembangan psikologi anak dalam kandungan. Penelitian terbaru menunjukan bahwa keadaan ibu hamil yang tinggal di dekat jalan  ramai aktivitas kendaaraan sehingga menimbulkan banyak polusi udara loebih rentan melahirkan anak autis, penelitian terbaru pada tahun 2012 menunjukan bahwa polusi udara kendaraan member dampak negatif pada perkembangan otak dan fisik janin bayi pada usia 0-2 tahun.

3. Faktor kelahiran 

Sebuah penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2008 menunjukan baha bayi yang  lahir dengan berat badan sangat rendah dan lama dalam kandungan ( lebih dari 9 bulan ) memiliki resiko lebih tinggi terhadap Autisme.

keadaan saat persalinanpun sangat mempengaruhi terhadap autis, bayi yang mengalami hipoksa ( gagal nafas) saat dilahirkan itu  dapat memicu autisme. secara tidak langsung bayi yang lahir prematur juga bisa menimbulkan autisme.beberapa bayi lahir prematur biasanya mengalami pendarahan otak ada yang sebagian hidup dan ada yang mati dan yang hidup biasanya  akan mengalami kelainan otak yang menyebabkan autisme.

4. Faktor Lingkungan

Autisme tidak hanya dikarenakan bawaan lahir, bayi yang sehat selama dalam kandunganpun memiliki resiko Autisme jika ia tumbuh dan berkembang di lingkungan yang tidak tepat. Faktor external penyebab ini antara lain adalah alergi parah, konsumsi obat-obatan,vaksin, jenis makanan tertentu dan logam berat.

Pada tahun 1997 jaak pankseep menemukan keterkaitan antara autis dan obat -obatan opium yang disuntikan, paparan opium ini dapat mengganggu perkembangan saraf anak dan otakpun tidak berkembang dengan baik.

Keracunan merkuri juga dapat memicu timbulnya autisme pada bayi dan balita, hal ini berdasarkan dari lapora-laporan orang tua menyatakan bahwa anak yang terpapar merkuri cenderung berperilaku seperti anak autis, paparan merkuri dapat disebabkan oleh mengkonsumsi ikan yang terkontaminasi oleh merkuri, penggunaan kosmetik, bahan -bahan perawatan tubuh bayi, dan vaksin yang mengandung merkuri.

Meskipun belum diketahui secara jelas penyebab autis pada anak secara pasti, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk selalu menjaga bayi selama masih dalam kandungan. Cegahlah dengan rutin memeriksakan kesehatan kehamilan ke dokter kandungan atau bidan langganan.

 

Apa Penyebab Kelebihan Asam Lambung

asam lambung

Penyakit maag atau biasa dikenal dengan gastritis merupakan penyakit yang timbul karena adanya gangguan pada lambung  yang disebabkan oleh meningkatnya kadar asam lambung, Peningkatan asam lambung dalam waktu yang lama akan beresiko pada terjadinya radang lambung atau tukak lambung sehingga bagi penderita akan mengalami rasa sakit pada lambung dan ulu hati yang biasanya disertai rasa mulas dan perih pada bagian perut.

Sesuai dengan asal katanya sakit maag berasal dari kata bahasa belanda yang artinya adalah lambung sedangkan kata lain dari maag  adalah gastritis beberasal dari bahasa Yunani gastro yang berarti perut atau lambung, dan itis yang berarti inflamasi atau peradangan. Dalam istilah kedokteran penyakit maag atau gastritis dikenal dengan istilah dyspepsia yang berarti kelebihan kadar asam lambung hingga menyebabkan rasa nyeri dan panas pada bagian ulu hati.

Gejala penyakit maag

Sakit maag adalah penyakit yang lazim terjadi pada masyarakat, hal ini terjadi karena kecenderungan pola makan dan waktu makan yang tidak teratur dan tidak sehat sudah menjadi bagian dari gaya hidup seseorang.  Jenis makanan dan waktu makan (terlambat makan) bahkan stres dapat mempengaruhi meningkatnya kadar asam lambung. Jika hal ini terjadi maka akan dengan sangat mudah dikenali gejalanya seperti berikut ini :

  1. Sering mengalami rasa nyeri dan perih pada lambung dan ulu hati.
  2. Perut kembung jika terlambat makan  dan merasakan rasa nyeri pada perut sehabis makan
  3. Sering Mual dan kadang disertai muntah-muntah
  4. Sering sendawa, terutama jika dalam keadaan lapar
  5. Nafsu makan menurun, wajah pucat, keringat dingin, dan  kepala pusing.

 Beberapa penyebab penyakit maag

Penyakit maag merupakan gejala penyakit akibat faktor yang merusak pertahanan mukosa lambung lebih besar daripada faktor yang melindungi pertahanan mukosa lambung. , berikut ini beberapa penyebab penyakit maag

  1. Gaya hidup yang tidak sehat
  2.  Pola makan yang tidak teratur
  3. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak akan merangsang produksi asam lambung
  4. Stres, kelelahan, dan tekanan emosional yang berlebihan.
  5. Sering begadang, kurang tidur atau insomnia
  6. Merokok.
  7. Kecanduan kopi yang berlebihan
  8. Mengonsumsi minuman beralkohol.
  9. Mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang lama  seperti aspirin
  10. Bakteri,  mikroorganisme yang merugikan (helycobacter pylori) , karena mengeluarkan zat yang merangsang produksi asam lambung.

Cara mengatasi peningkatan gas dalam saluran cerna

Untuk  mengatasi peningkatan gas dalam saluran cerna tergantung dari penyebabnya. Jika peningkatan gas disebabkan oleh sakit maag maka penyakitnya sendiri harus diatasi dulu. Selain itu pemberian simeticone juga mampu mengatasi gas.
Jika akibat konsumsi gula yang berlebihan seperti laktosa, sorbitol, dan fruktosa dapat diatasi dengan menghindari bahan tersebut dari diet sehari-hari. Jika akibat intoleransi laktosa dapat ditambahkan enzim sehingga laktosa dapat dimetabolisme dengan baik.

Minum yoghurt dengan kandungan laktosa yang sebagian dapat dicerna oleh bakteri juga mengasilkan gas yang lebih sedikit dibanding susu.

Pertumbuhan bakteri yang berlebihan biasanya diterapi dengan pemberian antibiotik. Namun terapi ini kurang efektif dan bersifat sementara, dapat juga dengan pemberian probiotik